Anggota Tubuh Harimau Sumatera Dijual di Internet
Written by AskIndonesia.com on February 7, 2010
Harimau Sumatra yang termasuk salah satu satwa langka dan dilindungi, kini makin terancam. Pasalnya, saat ini perdagangan ilegal harimau sumatera di internet kian marak. Aneka anggota tubuh hewan langka dan eksotik itu ditawarkan dengan berbagai harga. Jika dibiarkan hal ini akan menyebabkan makin banyaknya perburuan liar terhadap harimau tersebut.
Iklan-iklan tersebut bahkan mencantumkan alamat dan nomor telepon sehingga seharusnya pemerintah dapat menelusuri dan memproses pelaku perdagangan liar tersebut. Karena jika dibiarkan kelangsungan hidup Harimau Sumatra makin terancam. Demikian dikatakan oleh anggota WWF Indonesia Riau, Syamsidar.
“Maraknya penjualan organ tubuh harimau sumatera di internet ini, kita perkirakan dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini. Padahal sesuai dengan peraturan yang berlaku, seluruh organ tubuh harimau dilarang untuk diperjualbelikan,” demikian ungkap Syamsidar seperti dikutip oleh detik.com.
|
|
“Selama ini yang kita pantau di lapangan, organ tubuh harimau juga diperjualan belikan di sejumlah pasar tradisional di sumatera. Di Pekanbaru sendiri ada 9 tokoh emas yang memperjualbelikan organ tubuh tersebut. Sebagian besar organtubuh itu adalah taring harimau yang dibalut dengan emas,” kata Syamsidar.
Dalam sebuah iklan, pemasang iklan menyebutkan, menjual harimau sumatera yang telah diawetkan seharga Rp 53 juta. Dalam iklan di internet itu disebutkan pemilik harimau ada di Papua. Dengan jelas juga iklan itu memamerkan foto harimau tersebut.
Iklan lainnya yang tak kalah seru juga menawarkan harimau yang diawetkan dilengkapi dokumen surat resmi yang katanya dari pemerintah Indonesia. Iklan itu menyebutkan harganya, namun dipersilahkan nego dengan pemiliknya dengan mencantumkan nomor HP. Dalam iklan itu disebutkan, penjualan harimau itu untuk dana pembangunan masjid. Iklan ini juga menampilkan foto harimau yang mengaku pemiliknya warga Bekasi, Jawa Barat.
Copyright, respective author or news agency
People who read this, also read:
Posted in Kriminal & Hukum, Wisata



















