Gereja-Gereja di Malaysia di Serang Massa
Written by AskIndonesia.com on January 10, 2010Beberapa gereja di Malaysia dibakar dan dilempari bom api pada hari Jum’at hingga Minggu kemarin. Serangkaian serangan ini diduga merupakan bentuk protes warga muslim Malaysia terhadap keputusan Pengadilan Tinggi Malaysia mengenai penggunaan kata Allah bagi umat non-muslim Malaysia.
Aksi protes dan pembakaran ini dimulai setelah Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur, Malaysia memutuskan bahwa harian Kristen, Herald Malaysia, memiliki hak konstitusional untuk menggunakan kata ‘Allah’ sebagai kata rujukan untuk ‘Tuhan’. Sebelumnya, Herald mengajukan banding atas putusan pengadilan yang menyatakan kata Allah dilarang digunakan oleh umat non-muslim.
Serangan pertama terjadi pada hari Jum’at dinihari dimana tiga gereja di Kuala Lumpur berusaha diserang massa. Pihak keamanan mengungkapkan bahwa tiga gereja yang diserang itu adalah Metro Tabernacle Church, Assumption Church, dan Life Chapel, yang semuanya terletak di pinggir kota Kuala Lumpur.
|
|
Sementara pada hari Minggu kemarin, sebuah gereja di negara bagian Perak berusaha dibakar. Gereja bernama All Saints Taiping diserang pada pagi hari sebelum gereja dibuka dengan bom molotov, namun tidak mendapatkan kerusakan serius.
Pada hari yang sama terdapat tiga buah gereja lain diserang. Gereja Katolik St. Louis berusaha diserang massa namun gagal dan hanya menyisakan pecahan botol bersumbu.
Sebuah gereja di Kota Miri di Negara Bagian Sarawak timur juga dilaporkan menjadi tempat percobaan pembakaran. Tidak ada kerusakan yang serius kecuali pada Gereja Tabernakel Metro.
Berkait dengan serangan tersebut, pihak keamanan mengatakan bahwa situasi dapat dikendalikan dan masyarakat dapat beribadah dengan tenang. Hingga sampai saat ini belum ada kelompok yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Copyright, respective author or news agency



















