Kerusuhan di China, Bukan Urusan Ri : Dubes
Written by AskIndonesia.com on July 12, 2009
Dubes RI untuk China Sudrajat menilai tidak saling campur tangan urusan dalam negeri serta menghormati kedaulatan negara merupakan kunci kemajuan hubungan diplomatik Indonesia dan China.
“Masing-masing negara sepakat untuk tidak saling campur tangan urusan masing-masing negara dan menghormati kedaulatan. Ini merupakan salah satu kunci terus membaiknya hubungan bilateral Indonesia dengan China,” kata Dubes Sudrajat di Beijing, Minggu.
Menurut dia, setiap terjadi permasalahan di China, khususnya terkait dengan upaya separatisme, maka pemerintah Indonesia mengambil sikap tegas untuk tidak mencampuri masalah dalam negeri China.
Termasuk juga dengan yang saat ini sedang terjadi di Xinjiang, juga kasus lainnya seperti Tibet maupun Taiwan, Sudrajat mengatakan Indonesia menilai semua masalah itu adalah urusan dalam negeri China.
|
|
Dalam pertemuan Menlu Hassan Wirajuda dan Menlu Jiang Jiechi di Beijing pada 1 Juli 2009, Menlu Hassan mengatakan Indonesia tetap mendukung upaya China dalam menjaga kedaulatan negaranya dan menanggapi masalah Taiwan tetap menganut kebijakan satu China (one China policy).
Demikian pula dengan China, sebut Sudrajat, negara tersebut selama ini tidak pernah mencampuri urusan dalam negeri Indonesia seperti kasus yang berulang kali terjadi di Aceh maupun Papua.
“China pun demikian. Negara itu selama ini komitmen untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri negara kita. China pun mengakui dan menghormati kedaulatan Negara Kesatuan Indonesia,” kata Dubes.
Dengan adanya komitmen untuk tidak saling campur tangan dan menghormati kedaulatan masing-masing negara, maka hubungan RI-China saat ini sedang baik-baiknya dan kalaupun ada masalah selalu bisa diselesaikan dengan baik dan saling menguntungkan.
Adanya kerja sama bidang yang telah ditandatangani maupun dalam taraf penjajakan merupakan salah satu bentuk bahwa kedua negara memiliki semangat sama dalam upaya meningkatkan kerja sama kedua belah pihak.
“Saya optimis bahwa hubungan kedua negara akan terus mencapai kemajuan yang sangat berarti atas dasar saling menghormati dan menguntungkan keduanya,” kata Sudrajat.
antara news
Copyright, respective author or news agency



















