Ospek, Mahasiswa STSN Tewas Akibat Pukulan Benda Tumpul
Written by AskIndonesia.com on September 27, 2009
Wisnu Anjar (17) siswa Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN) yang tewas saat ospek diduga menjadi korban penganiayaan. Otopsi jenazah sudah selesai dilakukan dokter forensik RS PMI Bogor sekitar pukul 16.15 WIB.
Proses autopsi juga dihadiri petugas Polres Bogor, perwakilan dari sekolah Tinggi Sandi Negara dan orang tua korban serta teman korban. Rencananya hasil autopsi tersebut akan di serahkan ke Polres Bogor guna penyelidikan selanjutnya.
Sementara jenazah korban kini dibawa pulang keluarga ke kediaman di Jalan Danau, No 138, Sukmajaya Depok untuk dimakamkan. Saat jenazah Wisnu tiba, suasana rumah duka menjadi histeris. Ayah korban yang tadi mengikuti proses autopsi di RS PMI Bogor, tak kuasa menahan kesedihan.
|
|
Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Santoso mengatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti hasil autopsi sebagai barang bukti untuk melakukan pemeriksaan. Saksi saksi akan segera dipanggil untuk pemeriksaan awal.
Hasil autopsi luar oleh petugas Rumah Sakit PMI Bogor hari ini menunjukkan terdapat memar di telinga kiri dan kanan Wisnu. Luka memar juga terdapat di tengkuk, punggung, dan dengkul. Penganiayaan diduga dilakukan beramai-ramai dan menggunakan alat berupa benda tumpul.
Kekerasan saat ospek bukan kali ini saja terjadi di Indonesia. Berbagai kasus silih berganti, dan begitu banyak calon-calon sarjana dan pemimpin yang harus tewas sia-sia akibat perbuatan kakak angkatan yang harusnya menjadi pembimbing mereka.
Copyright, respective author or news agency



















