Ratusan Massa Mengamuk di Rapat Paripurna
Written by AskIndonesia.com on March 2, 2010Suasana ricuh ternyata tak hanya terjadi di dalam gedung DPR tempat pelaksanaan Rapat Paripurna pengambilan keputusan Century. Di luar gedung, massa yang berdemonstrasi juga menambah suasana menjadi semakin ribut.
Sebelumnya massa merangsek dan berusaha memasuki gedung DPR yang dijaga ketat oleh petugas keamanan. Dari arah massa, batu-batu pun beterbangan ke arah petugas. Tak mau diam, polisi pun membalas dengan menggunakan gas air mata.
Seperti biasa, para pendemo juga berusaha merobohkan pagar di gerbang DPR. Polisi pun mencegah upaya pendemo tersebut. Kemudian massa memasang tali di gerbang tersebut dan berusaha merobohkan pagar tersebut.
Tak mau kalah, polisi pun menggunting tali tersebut. Mengetahui tali tersebut dipotong, sekitar 300 orang dari Laskar Empati Pembela Bangsa pun mengamuk. Batu batu dan botol bekas semkin deras menuju ke arah polisi.
|
|
Massa juga menghancurkan kawat pembatas. Kawat itu ditarik dan menutupi jalan di depan gedung DPR.
Aksi anarkis massa dibalas dengan tembakan gas air mata. Namun, emosi massa bukannya mereda malah bertambah panas. Massa terus melakukan perlawanan.
Polisi pun sudah mempergunakan water cannon untuk melawan aksi anarkis massa tersebut. Sebanyak dua mobil Water Cannon pun bergerak ke depan dan digunakan untuk berlindung bagi polisi. Water cannon dari balik pagar pun menembaki demonstran yang berada di jalan raya.
Tak langsung, massa pun terus melempari polisi dengan batu, pecahan trotoar dan kerikil.
Namun, akhirnya demonstran pun harus menyelematkan diri dari tembakan water cannon tersebut. Namun demikian, demo masih tetap berlanjut dan aksi lempar pun terus berjalan.
Copyright, respective author or news agency



















