Unesco: Batik Milik Indonesia. Apalagi Pak Cik?

Written by AskIndonesia.com on October 1, 2009

Batik IndonesiaUNESCO (The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) telah mengakui batik buatan tangan dari Indonesia sebagai warisan dunia. Akhirnya, dunia mengakui batik sebagai warisan milik Indonesia. Sebelumnya, Batik dan budaya Indonesia lainnya, telah dicuri oleh Malaysia.Malaysia, sebuah negara Islam juga telah mengakui Tari Pendet, Bali, sebuah tari Bali sebagai warisan Malaysia. Ini adalah kesalahan besar, dunia menyadari bahwa Malaysia tidak memiliki sejarah tentang Hindu.

Sebuah pesan untuk Malaysia, “apalagi yang nak awak curi Pak Cik?”

“UNESCO membuat pengumuman resmi pada hari ini, 2 Oktober,” Suliantoro Sulaiman, ketua Yayasan Sekar Jagad yang mengkhususkan diri dalam seni kata batik.

Indonesia dinyatakan menjadi pemilik Batik setelah bersaing melawan negara produsen batik yang lain untuk dimasukkan pada daftar warisan budaya dunia UNESCO . Negara-negara tersebut termasuk Korea, Kroasia, dan yang paling ngotot, tentu saja Malaysia.

“Kami berharap daftar ini akan membantu produsen batik tradisional eking mencari penghidupan di daerah terpencil dengan meningkatkan permintaan terhadap batik,” kata Suliantoro.

“Batik adalah dianggap sebagai ikon budaya bangsa yang memiliki keunikan, simbolism, dan filsafat yang mendalam menceritakan siklus kehidupan manusia yang diusulkan oleh Indonesia sebagai warisan budaya non-material kemanusiaan. Saya menekankan kata ‘kemanusiaan’ karena ini bukan hanya berhubungan dengan Indonesia sebagai asal-usul batik tapi juga sebagai representasi budaya non-material kemanusiaan, “Aburizal Bakrie, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat menjelaskan.

spacer Unesco: Batik Milik Indonesia. Apalagi Pak Cik?

Indonesia orang menganggap batik sebagai kain tradisional kaya nilai budaya dan sebagai salah satu warisan kerajinan tangan tradisional. Dalam menyimpulkan penilaian terhadap batik, UNESCO mengajukan beberapa pertanyaan, seperti apakah tradisional batik berasal dari Indonesia, apakah pemerintah memberikan perlindungan pada batik, dan apakah pemerintah melakukan langkah-langkah pengamanan terhadap batik.

UNESCO juga bertanya apakah Indonesia memiliki komunitas batik, industri, pengguna, budaya, dan sejarah. “Berdasarkan itu, terima kasih Tuhan, alhamdulillah, batik telah disetujui sebagai warisan budaya imaterial manusia oleh UNESCO. Kami telah diberitahu bahwa batik telah diakui sebagai warisan dunia berasal oleh bangsa Indonesia, “kata Aburizal.

Presiden SBY meminta seluruh rakyat Indonesia untuk memakai batik pada 2 Oktober 2009 untuk menghargai batik. Presiden tanya batik perlindungan. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata juga telah dijamin bahwa batik akan terus dijaga sebagai budaya Indonesia, “tambahnya.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata informasi lebih lanjut bahwa Pemerintah akan terus-menerus berjuang untuk pengakuan setiap karya budaya nasional. “Pada tahun 2003, UNESCO telah mengakui wayang sebagai warisan budaya imaterial. Kami telah menerima sertifikasi. Setelah itu, keris juga menjadi warisan budaya dunia dari Indonesia. Terdaftar berikutnya adalah angklung karya budaya, “tegas Jero Wacik.

lihat artikel asli oleh agustina@clubbmw.com


Copyright, respective author or news agency

Leave a Comment